Pages

Sunday, February 2, 2014

Liburan ke Malang-Batu-Songgoriti Bareng Teman Kuliah (Part 2- End)

Bagian kedua dari liburan kali ini adalah bagian yg paling berkesan yet melelahkan 😀

Jadi kan ceritanya kami berlima mau berkunjung ke pantai yg ada di Malang Selatan. Kami sadar jalannya jauh buat ditempuh. Namun, kami nekat2 aja. Naik bemo sampai ke terminal Landungsari, sampai disana kami nyari bus/ angkot yg ke arah selatan. Hasilnya hmmm nggak nemu. Ada taksi yg nawarkan jasanya tapi harganya kemahalan. Alhasil kami rundingan karena ya budget masing2 nggak cukup. Lalu, kami sepakat untuk beraloh ke Coban Rondo. Setelah rencana fix, kami dari Landungsari langsung naik bus yg ke arah sama pada waktu berangkat kemarin. Sekitar 40 menit, kami sampai di depan gang yg mau ke Coban Rondo, yg ada patung sapinya. Dari situ, sebenarnya ada pangkalan ojek yg nawarin lsg ke Coban Rondo-nya. Tapi, karena kami ceritanya backpacker-an (hahaha), kami putuskan buat jalan. Ya, jalan guys. 

macem foto keluarga

ini juga

Pada saat itu kami nggak tau kalau ternyata Coban Rondo masih jauh banget. banget. Kami sebenarnya juga sedang khawatir karna Adit lagi tidak dalam keadaan yg fit. Tapi, dia memaksa nggak apa-apa kalau jalan. Nekat. Ckckck. Nggakpapa lah, buat pengalaman. Dibawa asik aja~

Sekitar separuh (?), eh nggak tau juga sih, di perjalanan ke Coban Rondo ada semacam taman/playground/outbound gitu. Ada taman labirin kalau tidak salah. Kami beristirahat di situ dan sholat ashat. Pada waktu itu udah jam 4, jadi sudah sekitar 35 menit kami jalan kaki tapi nggak nyampe-nyampe. hahaha.. Kami rundingan, yakin mau nerusin perjalanan ke Coban Rondo tau turun, karena ada pak-pak petugas di situ dan bilang kalau lokasinya masih jauh dan kami hanya jalan kaki.kesana. Setelah rundingan, kami memutuskan untuk balik turun ke bawah :)) kami nggak tega karena Adit juga sedang tidak fit, lalu cuaca juga mendung semi gerimis. Jadi waktu itu kami hanya menikmati pemandangan jalan menuju Coban Rondo saja :)) dibawa asik aja karena kami merasakannya bersama-sama..

Salah fokus

A D D

Kebun
Sembari jalan balik ke patung sapi, kami merencanakan tujuan berikutnya sebagai ganti gagalnya menuju ke Coban Rondo. Pilihan pun jatuh ke Alun-Alun Kota Batu. Dari patung sapi, kami naik bison yang ke arah Jl. Panglima Sudirman. Harusnya pak supir bison yang kami tumpangi menurunkan kami di depan gereja, tapi dengan berbaik hari pak supir tersebut mau mengantarkan kami langsung ke alun-alun.
Mendung kan langitnya?

Di alun-alun, kami menghabiskan waktu sampai malam. Kira-kira jam 8 malam?
Setelah turun dari bison, kami sholat maghrib dulu di masjid dekat alun-alun. Masjid Agung An Nur namanya. Habis itu kami mengisi perut dengan bakso di daerah tersebut. Enak anget-anget cocok dengan hawa Kota Batu yang sejuk. Nggak kerasa waktu makan, hujan mengguyur di kala itu. Menambah atmosphere yang hangat sewaktu makan bakso. hahaha.. Kami juga sempat mencoba susu di Rumah Susu KUD Batu, yang terkenal juga disamping Pos Ketan Legenda 1967. Tadinya mau nyoba ketan juga tapi waktu itu antre panjang dan hujan juga. Alhasil, cuma beli susu aja. Hujan masih mengguyur waktu itu. Kami nggak bisa balik ke villa alias nggak tau juga mau balik ke villa naik apa. Alhasil, kami menghabiskan waktu menunggu hujan reda di alun-alun sambil minum susu :)) semakin malam, semakin dikit pula jumlah angkutan umum di sana. Kami pun payungan satu payung untuk berlima untuk mencegat bemo. Tapi, hasilnya nihil. nggak ada bemo yang pintu penumpangnya terbuka, semua ditutup. Dan, kami pun akhirnya mencarter taksi agar bisa balik ke villa :))

Sekian deh cerita kali ini, pengalaman liburan kali ini saya speechless karena sangat berkesan buat saya :))

Saturday, February 1, 2014

Liburan ke Malang-Batu-Songgoriti Bareng Temen Kuliah (Part 1)

Sebelum mulai ke isi post, pertama-tama HAPPY NEW YEAR 2014! hehe telat sebulan karena baru sempat nulis blog lagi. Semoga di tahun ini resolusi-resolusi bisa tercapai amiin 😇

Jadi setelah ngerasain semester satu ini, saya sama temen-temen kuliah merencanakan liburan ke Malang tepatnya ke kawasan Songgoriti. Ceritanya mau belajar jadi backpacker-an gitu. Di situ kami berniat untuk menyewa villa untuk 3 hari lamanya. H-1 minggu keberangkatan, kami beli tiket KA Penataran menuju Malang kota. Harganya sangat terjangkau sekali (udah ada sangat, ada sekali pula hehe). Iya, harga KA Penataran hanya 20rb itu untuk yg express ya, ada juga yg 5rb itu untuk KA Penataran yg berhenti-berhenti di stasiun (lupa namanya). PP hanya habis 40rb per-orang.

Tanggal 27 Januari 2014, tepatnya hari Senin, kami berangkat dari Stasiun Gubeng Lama Surabaya sekitar jam 7an (pagi).

Cus brangkat!

Foto dulu sebelum masuk kereta..
(left to right: Dian, Adit, dan Desi)

Kami kan rencana berangkat berlima (termasuk saya), tapi ada satu teman saya yang nggak bisa dihubungin sama sekali. Padahal kereta sudah mau berangkat. Beberapa kali saya dan temen-temen lain nyoba nghubungin bergantian, tetap nggak ada jawaban. Hmmm. Kami hopeless. Akhirnya kereta pun berangkat tanpa satu teman kami ini. Naik kereta dengan perasaan rasa bersalah 😑
Tapi gimana lagi ya karena dia nggak bisa dihubungin sama sekali.

Sewaktu kereta sudah berjalan melewati Stasiun Wonokromo, teman saya yang satu itu akhirnya ngirim SMS yang mengatakan dia akan brangkat via Stasiun Sidoarjo(?) lupa namanya. fyuh...

Akhirnya full team!
left to right: Charisna-Adit-Desi-Dian- dan... siapa ya? wkwk

Sepi keretanya.. mungkin karena pada waktu itu hari Senin

Akhirnya, selama kurang lebih 2,5 jam perjalanan, kami pun sampai di Stasiun Malang Kota Lama. Lebih lama dari yang saya perkirakan. Ternyata keretanya tetap berhenti2 dulu (?). Pokoknya begitu, saya kurang paham juga. Oke, sekarang tujuan kami adalah ke Songgoriti. Ya, kami naik angkot yang tujuan ke Terminal Landungsari. Harganya masih 4rb/org. Sesampainya di sana, kami langsung naik bus ke arah Songgoriti, tepatnya bus mini, tidak begitu besar bus-nya. Naik bus kalau tidak salah 6rb/org. Bus ini rutenya ke Terminal Kota Batu yang letaknya dekat dengan pasar Kota Batu. Sehabis dari situ, bus langsung melancong ke arah Pudjon, Kediri, dst.

Sekitar 35 menit, kami diturunkan di depan gapura untuk menuju ke Songgoriti, di sebelah gapura persis ada SPBU. Itu ancer-ancernya. Dan, disitu juga ada pangkalan ojek. Nah, kami kira jalan ke Songgoriti bisa ditempuh dengan berjalan kaki alias dekat, tetapi ternyata masih jauh. Alhasil, kami pakai jasa ojek tersebut plus kami juga langsung dapat info harga villa di sana. Salah satu teman kami observe villa bersama pak ojeknya. Setelah deal harganya, kami diantarkan oleh beberapa ojek ke tempat villanya. FYI, harga yang kami dapat itu sekitar 600rb, itu untuk 3 hari. Jadi, perhari kira2 200rb. Itu harganya sudah kami tawar. Saran ya, bawa teman anda yang pintar tawar-menawar dan persuasive hahaha karena sangat membantu dalam hal begini. Banyak banget villa di Songgoriti. Kalau kalian bawa kendaraan sendiri, langsung masuk kawasannya saja. Kebetulan villa yang kami pilih ada di Jalan Apel. Seperti yang saya bilang tadi, di Jalan Apel ini juga banyak rumah yang divilla-kan. Harga dan fasilitas juga macam-macam. Ada yang kamar saja, ada juga yang satu rumah disewakan. Testimoni villa yang kami tempati.. hmm sesuai harga sih. Yang penting, kamar mandi bersih dan ada kompor. Ada 2 kamar, oiya villa kami ini satu rumah sistemnya, tetapi kamar tersebut tidak kami pakai untuk tidur hahaha.. Kami memilih untuk tidur di ruang tamu. Rumahnya tidak begitu besar sih, namun tetap nyaman untuk dibuat tempat istirahat selama tiga hari itu.

Siang sampai sore hari, kami habiskan untuk recharge tenaga. Sore hari sekitar jam 16.30, kami sepakat untuk pergi ke BNS (Batu Night Spectacular). Karena kami nggak ada kendaraan, alhasil kami ngangkot. Kami naik angkot, lalu tanya ke pak supirnya apa ada angkot yang ke arah BNS. Ternyata tidak ada (?). Jadi, kami carter itu angkot, pulang-pergi.



Sampai di BNS kira-kira jam 17an. Harga tiket masuknya kalau nggak salah sekitar 30rb segitu. Itu untuk weekday. untuk weekend harganya 40rb. Ada juga tiket terusan, tp saya kurang ngerti brapa. Bisa dicheck sendiri ya di google.. Kalau di BNS, tiket wahana dan tiket htm dijual terpisah. Harga tiket wahana beda-beda. Kami sempat mencoba rumah hantu, rumah kaca, dan taman lampionnya. Harga tiket rumah hantu sekitar 20rb, rumah kaca gratis, dan taman lampion sekitar 20rb juga kalau tidak salah (?). Karena ingin menghemat budget, kami putuskan hanya mencoba dua wahana tersebut. Rumah hantu menurut saya ya standar2 saja, nggak terlalu serem buat saya. hehehe..

Ada ini... apa ya namanya lupa saya hehe 
Foto couple. haha yg bener couple itu Adit&Desi..

Lanjut cerita, jadi kami cukup lama menghabiskan waktu di BNS, terutama di taman lampion. Ini nih penampakannya..


Lapo yan???

Sedih itu kalo yg biasa motoin minta difotoin tapi hasilnya hnnnn.... :(

Wih ada twin tower! 
Istana Aladdin?


Angpao-nya ko...
Setelah puas foto-foto dan menikmati indahnya lampion-lampion serta hawa sejuknya, kami memutuskan untuk balik ke villa. Oke, sepertinya bagian pertama dari liburan ini sampai sini aja. Tadinya saya mau buat satu full post, tapi sepertinya bakal kepanjangan. See ya in next post!

Wednesday, December 4, 2013

Jalan-Jalan ke Jalan Gula, Surabaya

Setelah resmi jadi anggota APS, hehehe, ketagihan hunting foto terus. Jadi ceritanya hari Sabtu kemarin bingung mau ngapain. Alhasil, saya ngajak temen SMP saya, namanya Salim, buat hunting foto bareng di Jalan Gula.

Jalan Gula... sebenernya saya pernah kesini sekali sewaktu dulu foto buku kenangan SMP. Tapi dulu difotoin, sekarang ganti saya yang megang kamera hehe. Jalan Gula ini lokasinya dekat JMP (Jembatan Merah Plaza), tepatnya sih sebelum menuju ke JMP ya (kalau dari arah Jalan Karet). Jadi, Jalan Gula ini seperti gang gitu bentuknya. Sepanjang Jalan Karet ini ada gang-gang lain seperti Jalan Coklat, Jalan Bibis, Jalan Teh, dsb. Konon katanya Pak Parkir yang jaga di Jalan Gula, kawasan disini kebanyakan adalah bangunan gudang usaha-usaha yang ada di kawasan Kembang  Jepun dan sudah ada sejak 80an tahun yang lalu. Bisa dinalar juga sih, karena tembok-tembok di Jalan Gula ini sudah terkelupas dimakan usia sampai bisa menampakkan jajaran batu bata. Tapi, hal itu yang membuat jalan ini dijadikan spot foto. Gaya bangunan yang ke-Belanda-an juga jadi salah satu appeal-nya.
Jalan Gula

Sepeda onthel yang disewakan seharga Rp 5.000 buat foto 
Aged by nature



Ada pak becak lewat

"The Fairest"



 TIPS:
1. Sebaiknya datang kesini naik motor, sebenarnya bisa naik mobil, tetapi susah untuk parkir di pinggir jalan karena banyak larangan parkir mobil di depan bangunan yang ada di sepanjang Jalan Karet.
2. Kalau ingin hunting foto saat sepi, datanglah siang menjelang  sore
3. Sebaiknya kesana waktu weekend, karena kalau weekdays ada pickup lalu-lalang di gang tersebut.

Saturday, November 30, 2013

Hasil Photo-Hunting Diklat APS 2013 di Bumiaji, Batu, Jawa Timur.

Selama 3 hari (22-24 Nov 2013) lamanya saya ikut diklat APS di desa Bumiaji, Kota Batu. APS, atau kepanjangannya ialah Airlangga Photography Society, ini adalah unit kegiatan mahasiswa Universitas Airlangga yang fokusnya di bidang kesenian fotografi. UKM ini didirikan tahun 1996 tepatnya tanggal 21 Oktober, yap, bulan lalu merupakan ulang tahun APS yang ke-17. Sweet Seventeen wkwkwk. Dua orang founder organisasi ini adalah mas Riyanto  (dokter di Papua, kontributor Nat Geo) dan mas Yuyung Abdi (Jawa Pos).

Kebetulan di tempat yg digunakan untuk diklat adalah villa yang dikelilingi oleh view perkebunan. Perkebunannya macam-macam sih, mulai dari sayur, buah, dan bunga. Lalu ada peternakan kambing juga. Di dekat villa, ada juga perkampungan warga desa Bumiaji.

Nah, tujuan saya nge-post postingan ini untuk pamer jepretan saya hehe 😀

Ini foto yang saya pilih buat pameran diklat APS 2013

Ketemu anak-anak TK sewaktu hunting



Ibu pekebun setempat

Artificial Skyline

Blooming
Photo-hunting ini salah satu dari serangkaian acara di diklat. Tepatnya pada hari kedua diklat, photo-hunting dilakukan. Nah, dari hasil hunting ini, tiap anggota diklat harus memilih satu karya buat dipamerkan pada pameran peserta diklat APS 2013. Saya sempet bingung mau pilih foto yg mana, karena temanya yg ditentukan itu mengenai keindahan Desa Bumiaji. Pilihan saya jatuh ke foto pertama di atas karena menurut saya foto itu nggak mainstream hehehe jadi saya mau nunjukkin kalau keindahan Bumiaji itu nggak dari nature aja, tapi dari artificial atau human-made object juga ada nilai estetiknya.

Oke deh saya rasa cukup disini isi post ini.
Salam Hunting Sampai Sinting! (slogan APS 😀)

Sunday, September 29, 2013

Pengalaman Pertama liat teater JKT48 + FR RKJ 100513 + sedikit curhat

Hai. Assalamualaikum Wr. Wb....
Salam sejahtera bagi kita semua..

.......

ehm. udah lama blog ini nggak saya urus. kasian banget. kenapa?

jadi sebenernya saya juga pengen ngisi ini blog tapi bingung gak ada topik juga. Hmm berhubung saya sekarang ada topik yang menarik (IMO) jadi saya memutuskan buat nulis disini. hahaha. aslinya saya mau nulis FR ini di forum2 sebelah.. tapi ya sudahlah disini ajah. lebih bebas. uhuy.

langsung aja yah.

bete banget rasanya di rumah. abis selesai UN ya gini-gini. tiap hari kegiatan saya itu2 aja. bangun-makan-les-makan-tidur-bangun-makan-les-.... lanjutin sendiri
Trus saya iseng2 deh liat2 webnya  JKT48 .. pertama liat member2nya schedulenya... trus saya mikir "wah kok jadi pengen ya..." maklum ya fans luar kota. tergoda setelah baca2 FR di forum2 sebelah. hehehe.. trus saya memutuskan untuk sign up. eh udah abis gitu saya iseng tuh apply tiket teater JKT48 tanggal 7 mei utk "Pajama Drive" punya trainee & tgl 8 utk "Renai Kinshi Jourei" punya Team J yang tipe far. Berhubung saya masih gak tau apa2, saya batalin ... hahaha. rada geje saya ini 

Setelah saya baca2 lagi rules ticketing JKT48, saya shock.
Ternyata beli tiket teater JKT48 itu gak boleh main2. Kalo misal kita udah menang undian tiket dan kita nggak dateng teater JKT48, kemungkinan kita buat menang undian tiket lagi juga mengecil lho...
Saya jadi curiga, apakah karena ini saya nggak pernah menang undian tiket tipe far. hmm. Alhasil saya mantepin diri saya buat bener-bener liat teater JKT48. Nyari2 tiket pesawat murah, trus ijin orang tua, dan urusan sebagainya, udah saya lakuin. hahaha.

Sekedar tips aja buat fans luar kota, kalo emang udah niat mau liat teater, pertama-tama kalian sebaiknya nyocokin dulu jadwal teater sama jadwal transportasi (pesawat/kereta). Jangan beli tiket transportasi dulu. sebaiknya kalian apply tiket teater dulu yang tipe far. kalo tipe far, waktu buat booking tiket itu lebih awal daripada waktu booking tiket tipe general. Trus waktu pemberitahuan kita menang/kalah undian tiket itu cuma berselang satu hari dari jadwal deadline booking time. Biasanya selang waktu pemberitahuan menang/kalah tiket sama waktu show teater itu 3 hari. jadi selama 3 hari itu baru deh cari tiket transportasi buat ke sana. fyuh.
menang enggaknya tiket undian ini bener2 apes2an yah. saya apply buat tgl 10(malam, far&gen) 12(siang&malam, far&gen), saya cuma menang undian tiket yang tgl 10 itupun yang tiket general....
padahal saya ngarepin dapet yang tanggal 12 mei. senshuuraku pajama drive loh. huaaah..

tapi yasudahlah. toh yang penting pengalaman pertama kali liat teater JKT48. hahaha 

.....

Di Jakarta, saya numpang di rumah om saya di daerah pancoran. nyampe di Fx sekitar jam 16.32
ke lantai 4.. wah dari depan lift udah banyak orang aja. rame banget. banget. banget.
udah deg2an duluan saya nya.. wkwkwk trus saya ngantri. eh iya tadinya saya ngantri di antrian buat pelajar&wanita rame banget. saya kira itu yang ngantri buat yang general.. ternyata antrian yg general sepi. hahaha.. nuker tiket sekitar jam 16.43 dapet bingo nomer 3. eh ternyata cepet banget ngantrinya hahaha lebih cepet daripada antrian pelajar&wanita. jadi buru deh saya nyari om saya, kebetulan beliau blm pulang. dapipada saya plonga-plongo disana gatau mau ngapain. akhirnya, saya  nyamperin om saya di salah satu resto di deket pintu masuk Fx.

Ternyata ada untungnya juga saya makan di resto itu. member2 JKT48 pada sliweran!! hahaha.. pertama, saya ngeliat Cigul jalan.. kayanya dia barusan dateng terus ga sberapa lama kemudian  ada Ayana sama Gaby jalan2.. kayanya mereka mau makan (sok tau banget sih wkwk). trus lewat lagi ci Stella, Sonia, sama Haruka! wah wah  selera makan saya jadi ilang, udah kenyang liat mereka soalnya hahahaha   terus ga lama kemudian si Vanka lewat.. eh terus ada Kinal, Shanju, Rica, sama Dhike. ya ampun beruntung banget saya
ga brani liat lama ke member2 itu, ntar takut diliatin balik nanti  lama2 saya bisa...

oke lanjut.

entah saya yg ke-GR-an atau gmn, waktu itu pas si Gaby sama Ayana sliweran di depan resto, saya kan liat mereka tuh.. eh taunya si Gaby ngliat balik. cepet2 deh saya buang muka (padahal ga brani) hahahaha
Berharap banget Ve juga sliweran.. tapi ternyata tidak huhu..
Member2 JKT48 aslinya beda bangettt sama di TV sm website. lebih bening huahahaha... serius. selanjutnya singkat cerita abis makan di resto tsb, saya cus sholat magrib. trus udah deh nungguin bingo di dpn theater
uhuy

sekitar 5-10 menit sblm show, bingo akhirnya dimulai!!

hoo iya, yg belum tau bingo itu apa, bingo itu semacam antrian yg dikelompokin secara acak, nanti sebelum masuk theaternya, tiap nomer bingo dibarisin dulu. nanti masuknya diundi. Jadi misal kalo bingo yg dipanggil pertama adalah bingo 3, yaudin deh beruntunglah dia..
kalo waktu itu, bingo 3 saya dipanggil tengah2.. sekitar ke 7 ato 8.. saya rada lupa.

ooh iya! tiket tipe FAR, sama pelajar, masuk duluan, trus baru tiket GENeral.
udah deh. abis gitu masuk diperiksa stempel transparan(sehabis nukerin tiket, dikasih stempel transparan sama bapak satpam), diperiksa isi tas, daaaan masuk theaternya broooohhh!!!
pingin nyari tempat duduk yang enak, tapi berhubung masih blm tau spot yg enak, asal aja deh duduk di sebelah kiri row skitar 6-7 di pojokan sebelah baris tengah.
langsung aja ye ke acaranya

berhubung ini udah 4 bulan yg lalu dan saya cm inget susunan membernya jadi yaa... maafkan kalo kurang


----

Kageana/shadow announcer: Melody

suaranya mbak mel ini yah, adem banget. gampang dikenalin suaranya.

Nagai Hikari.
Solo line by Stella

Squall no aida ni.
backdancer: Delia, Dena, Octi, Vanka, Shafa

JK Nemurihime

Kimi ni autabi koi wo suru

MC1 : Motto hidup di lagu River

Kuroi Tenshi: Melody, Gaby, Rica

Heart Gata Virus: Ayana, Cigul, Wawa(sonia)

Renai Kinshi Jourei: Stella, VEEEEEEE, Beby

Tsundere: Nabilah, Rena, Frieska

Manatsu no Christmas Rose: Shanju, Kinal, Ghaida, Dhike

-----

yang saya cuma inget cuma segitu doang.. gomen. Saya cuma inget lagu ENCORE nya Oogoe Diamond.

pokoknya abis selesai theater melo wawa kinal frieska ga ikut sesi hitouch, mereka jualan kaos kalo gak salah.


yeee sekian pengalaman saya.
semoga bermanfaat..